Aceh Tengah memiliki beragam macam sumber daya alam yang menjadikan pariwisata di takengon begitu dikenal oleh masyarakat luas, salah satunya yaitu Danau lut tawar. Akhir-akhir ini tanoh gayo dibooming-kan oleh penemuan batu yang saat ini menjadi fenomena dikalangan masyarakat.
Batu ini disebut batu giok karena memiliki warna dan tekstur yang baik digunakan dan dipajang. Seperti kita ketahui giok pertama kali dipakai oleh rakyat cina. Hal ini tidak lagi menjadi acuan oleh orang-orang tertentu. Karena seluruh masyarakat indonesia hingga kini telah menjadikan batu giok sebagai perhiasan yang digunakan baik laki-laki maupun perempuan.
Kategori giok yang berada di dataran tinggi gayo diantaranya giok lumut, giok solar dan indocrase lumut. Ini merupakan fenomena yang dapat meningkatkan PAD dari sumber daya alam yang berada di tanoh gayo dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk melihat langsung pembuatan dari bermacam-macam giok
Batu giok terbaik di Aceh Tengah memiliki kualitas yang telah mendunia, dimana batu-batu tersebut dinilai keras dan tergolong jenis batu mulia. Batu giok takengon memiliki kadar kekerasan 7,2 Skala Moh’s batu giok minyak atau air tebu diperoleh dari lumut, isaq.
Batu giok asal Gayo khususnya banyak dicari pecinta batu kelas dunia. Bahkan, batu giok ini penjualannya sudah sampai ke Singapura dan Jepang. Jenis batuan giok ini sering di dapat di sekitaran Isaq.
Beruntung saat ini pemerintah daerah mulai turun tangan agar keberadaan batu giok di Gayo lebih tertib dari segi penataan serta memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.
Sumber : http://tanohgayo.com/berita-giok-asal-gayo-bersiap-go-international.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar